JAKARTA – Wisata muslim ke Korea Selatan biasanya langsung identik dengan Seoul atau Busan. Padahal, ada satu pulau yang diam-diam menyimpan pesona berbeda, yaitu Jeju Island. Pulau yang berada di selatan Semenanjung Korea ini terkenal dengan alamnya yang masih asri, udara yang segar, dan suasana yang jauh lebih tenang. Buat kamu yang ingin menikmati Korea tanpa hiruk-pikuk kota besar, Jeju layak masuk daftar perjalanan berikutnya.
Banyak orang mengenal Jeju sebagai destinasi bulan madu atau lokasi syuting berbagai drama Korea. Namun setelah menginjakkan kaki di sana, kamu akan sadar kalau pulau ini punya daya tarik yang jauh lebih luas. Hamparan pantai, gunung, air terjun, hingga perkebunan teh membuat setiap sudut Jeju terasa menyenangkan untuk dijelajahi dengan santai.
Salah satu alasan kenapa wisata muslim ke Jeju mulai banyak dilirik adalah ritme liburannya yang tidak terburu-buru. Jalanan relatif lengang, udara bersih, dan pemandangan alam bisa dinikmati hampir di setiap perjalanan. Rasanya berbeda dibanding Seoul yang selalu ramai dengan lalu lintas dan keramaian pusat perbelanjaan.
Kalau baru pertama kali datang, Seongsan Ilchulbong atau Sunrise Peak wajib masuk itinerary. Kawah vulkanik yang menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO ini menawarkan pemandangan laut yang luar biasa dari puncaknya. Jalur pendakiannya juga cukup ramah untuk wisatawan, sehingga banyak keluarga memilih datang pada pagi hari sambil menikmati matahari terbit.
Tidak jauh dari sana ada Seopjikoji, kawasan pesisir dengan padang rumput hijau dan tebing yang menghadap langsung ke laut. Tempat ini sering muncul dalam drama Korea karena lanskapnya memang sangat cantik. Saat angin bertiup pelan dan ombak menghantam karang, suasananya terasa begitu menenangkan.
Kalau ingin melihat sisi alam Jeju yang berbeda, sempatkan mengunjungi Cheonjeyeon Waterfall atau Jeongbang Waterfall. Jeongbang bahkan menjadi salah satu air terjun langka di Asia karena aliran airnya langsung jatuh ke laut. Tempat seperti ini membuat perjalanan wisata muslim terasa lebih berkesan karena bukan hanya berpindah dari satu objek wisata ke objek lainnya, tetapi benar-benar menikmati alam yang masih terjaga.
Jeju juga terkenal dengan O’Sulloc Tea Museum, kawasan perkebunan teh hijau yang sangat luas. Kamu bisa berjalan di antara hamparan kebun teh, mengunjungi museum, hingga menikmati berbagai olahan teh hijau di kafenya. Pemandangan di sini sering menjadi favorit wisatawan yang suka berburu foto dengan latar alam yang segar.
Bagi muslim traveler, urusan makanan memang sering menjadi perhatian sebelum berangkat ke Korea. Kabar baiknya, pilihan restoran halal di Jeju kini semakin mudah ditemukan. Salah satunya adalah Bagdad Halal Restaurant yang cukup populer di kalangan wisatawan internasional. Selain itu, beberapa restoran seafood dan vegetarian juga menyediakan menu yang lebih ramah untuk muslim, meski tetap perlu memastikan bahan yang digunakan sebelum memesan.
Kalau ingin beribadah, Jeju juga memiliki Jeju Islamic Center yang menjadi tempat berkumpul komunitas muslim di pulau ini. Meski jumlahnya tidak sebanyak di Seoul, keberadaan fasilitas ini membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Dengan sedikit persiapan sebelum berangkat, kebutuhan ibadah tetap bisa dijaga selama menikmati liburan.
Yang menarik, Jeju bukan destinasi yang membuatmu harus terburu-buru mengejar banyak tempat dalam sehari. Banyak wisatawan justru menikmati perjalanan dengan berhenti lebih lama di satu lokasi, menikmati kopi atau teh hangat, lalu melanjutkan perjalanan sambil menikmati pemandangan jalan yang dipenuhi pepohonan. Cara seperti ini membuat wisata muslim ke Jeju terasa lebih rileks dan cocok bagi siapa saja yang ingin rehat sejenak dari rutinitas.
Kalau datang saat musim semi, kamu bisa melihat bunga canola berwarna kuning bermekaran di berbagai sudut pulau. Sementara pada musim gugur, dedaunan mulai berubah warna dan membuat lanskap Jeju terlihat semakin indah. Setiap musim menghadirkan suasana yang berbeda, sehingga banyak orang tidak bosan datang kembali.
Supaya perjalanan lebih praktis, banyak wisatawan memilih berangkat bersama @wisatahalal.ind. Itinerary sudah disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan muslim traveler, mulai dari pilihan restoran halal, pengaturan waktu ibadah, hingga destinasi yang nyaman dinikmati tanpa harus terburu-buru. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus menikmati setiap momen selama berada di Jeju.