JAKARTA – Wisata halal ke Korea Selatan nggak harus selalu tentang lokasi syuting drama Korea, belanja skincare, atau berburu merchandise K-Pop. Korea memang terkenal lewat industri hiburannya, tetapi negara ini punya banyak tempat menarik yang bisa dinikmati muslim traveler. Bahkan, beberapa destinasi justru memberikan pengalaman yang jauh lebih tenang daripada kawasan wisata yang selalu muncul di media sosial.
Seoul tentu tetap menjadi pilihan pertama. Kota ini punya kombinasi antara gedung modern dan bangunan tradisional yang menarik. Dalam satu hari, kamu bisa melihat kemegahan Gyeongbokgung Palace, berjalan di kawasan Bukchon Hanok Village, lalu malamnya menikmati suasana Myeongdong.
Namun kalau ingin merasakan Korea dari sisi yang berbeda, jangan berhenti di pusat Seoul. Nami Island bisa menjadi pilihan yang menyenangkan, terutama buat kamu yang ingin menikmati alam. Pulau kecil ini punya jalur pejalan kaki yang dikelilingi pepohonan dan cocok untuk jalan santai bersama keluarga.
Buat pencinta alam, Jeju Island juga patut dipertimbangkan. Pulau ini terkenal dengan pantai, air terjun, gunung, dan lanskap vulkaniknya. Salah satu tempat yang paling ikonik adalah Seongsan Ilchulbong, kawah vulkanik yang menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Jeju punya ritme yang berbeda dari Seoul. Kalau Seoul terasa cepat dan padat, Jeju lebih cocok untuk perjalanan santai. Kamu bisa menghabiskan waktu menikmati pemandangan, mampir ke perkebunan teh O’Sulloc, lalu melanjutkan perjalanan ke kawasan pesisir tanpa harus mengejar terlalu banyak destinasi dalam sehari.
Untuk muslim traveler, perkembangan fasilitas halal di Korea juga cukup menarik. Di kawasan Itaewon, terdapat banyak pilihan restoran yang menyediakan makanan halal. Beberapa nama yang populer adalah Eid Halal Korean Food, Makan Halal Restaurant, dan Busan Jib.
Masjid juga tidak sulit ditemukan di kawasan tersebut. Seoul Central Mosque menjadi salah satu tempat penting bagi komunitas muslim dan sering menjadi tujuan wisatawan dari Indonesia. Setelah berkeliling Itaewon, kamu bisa menyempatkan diri untuk beribadah sebelum melanjutkan perjalanan.
Kalau ingin melihat Korea dari sisi sejarah, Gyeongbokgung Palace wajib masuk daftar. Kompleks istana ini sangat luas dan memiliki bangunan tradisional yang cantik. Kalau datang pagi hari, kamu juga bisa melihat upacara pergantian penjaga yang menjadi salah satu atraksi populer di sana.
Setelah itu, berjalanlah menuju Bukchon Hanok Village. Kawasan ini dipenuhi rumah tradisional Korea dan jalanan sempit yang menanjak. Memang perlu sedikit tenaga untuk berkeliling, tetapi pemandangan rumah hanok dan suasana kawasan tua membuat perjalanan terasa sepadan.
Buat keluarga, Lotte World bisa menjadi alternatif ketika ingin istirahat dari wisata sejarah dan budaya. Taman hiburan ini memiliki berbagai wahana dan area indoor sehingga bisa menjadi pilihan ketika cuaca kurang bersahabat. Anak-anak bisa bermain, sementara orang tua punya kesempatan menikmati suasana tanpa harus terus berpindah tempat.
Kalau ada kesempatan menuju selatan, Busan juga layak dicoba. Kota ini punya Haeundae Beach, Gamcheon Culture Village, dan Songdo Marine Cable Car. Suasana Busan terasa lebih santai dibanding Seoul, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati laut sekaligus kehidupan kota.
Perjalanan wisata halal juga tidak harus dibuat terlalu padat. Justru Korea punya banyak destinasi yang lebih enak dinikmati dengan santai. Berjalan di taman, duduk di kafe, menikmati pemandangan laut, atau sekadar melihat aktivitas warga lokal bisa menjadi bagian dari pengalaman perjalanan.
Kalau ingin semua kebutuhan perjalanan lebih praktis, @wisatahalal.ind bisa membantu menyiapkan perjalanan yang sesuai untuk muslim traveler. Pilihan restoran, hotel, transportasi, destinasi, dan waktu ibadah bisa diperhitungkan sejak awal sehingga kamu tidak perlu sibuk mencari semuanya ketika sudah berada di Korea.
Korea Selatan memang punya daya tarik besar dari dunia hiburan, tetapi sayang kalau perjalanan hanya dihabiskan untuk mencari tempat yang pernah muncul di drama. Ada alam Jeju, sejarah Seoul, pantai Busan, sampai desa tradisional yang memberikan pengalaman berbeda.