JAKARTA – Buat wisatawan yang baru pertama kali jalani halal tour ke Seoul, naik subway mungkin terlihat membingungkan. Jalurnya banyak, stasiunnya besar, dan satu perjalanan terkadang mengharuskan kamu berpindah line sekaligus berjalan cukup jauh.
Padahal, subway bisa menjadi transportasi yang sangat praktis selama halal tour di Seoul. Kamu hanya perlu memahami cara menggunakan T-money, membaca nomor line, memperhatikan arah kereta, dan mengetahui stasiun tempat harus melakukan transfer.
Hal pertama yang perlu disiapkan adalah T-money. Kartu ini bisa digunakan untuk transportasi umum dan dapat diisi ulang sesuai kebutuhan. Pastikan saldonya cukup sebelum memulai perjalanan karena itinerary wisata biasanya membuat kamu naik dan turun subway berkali-kali dalam sehari.
Setelah itu, biasakan melihat nomor atau nama line, bukan hanya nama stasiun. Aplikasi peta dapat membantu menunjukkan line yang harus digunakan, arah kereta, stasiun tujuan, serta titik transfer.
Dalam halal tour, bagian transfer subway perlu mendapat perhatian khusus. Pindah line di Seoul tidak selalu berarti turun dari kereta lalu langsung berpindah ke peron sebelah.
Di stasiun tertentu, kamu harus berjalan melewati koridor yang cukup panjang, menggunakan eskalator, atau mengikuti petunjuk arah sebelum menemukan line berikutnya. Karena itu, kalau aplikasi menunjukkan perjalanan 25 menit, jangan menganggap kamu pasti tiba di tujuan tepat 25 menit kemudian.
Hal lain yang sering membuat wisatawan kebingungan adalah exit. Satu stasiun bisa mempunyai banyak pintu keluar dengan jarak yang cukup jauh satu sama lain. Sebelum naik ke permukaan, cek nomor exit yang paling dekat dengan tujuan.
Ini juga penting untuk halal tour karena wisatawan Muslim biasanya perlu memperhitungkan waktu makan dan salat. Jangan membuat itinerary terlalu padat hanya berdasarkan waktu perjalanan di dalam kereta.
Misalnya, kamu bisa menggabungkan Gyeongbokgung, Bukchon Hanok Village, dan Insadong dalam satu hari karena lokasinya relatif berdekatan. Sebaliknya, jangan memaksakan terlalu banyak kawasan berbeda dalam satu hari hanya supaya daftar destinasi terlihat panjang.
Dengan rute yang lebih teratur, kamu bisa mengurangi waktu di subway dan menghemat tenaga untuk berjalan kaki. Tenaga tersebut bisa digunakan untuk menikmati destinasi, mencari restoran halal, atau beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Untuk halal tour, subway sebenarnya bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Setelah beberapa kali mencoba, pola perjalanan seperti membaca line, mengikuti petunjuk transfer, mencari exit, dan berjalan menuju tujuan akan terasa lebih mudah.
Sebelum berangkat, sebaiknya simpan rute hotel menuju destinasi utama dan cek kembali perjalanan pulang. Dengan persiapan tersebut, halal tour di Seoul bisa terasa lebih santai dan kamu tidak perlu terus-menerus khawatir salah jalur.
Yang paling penting, jangan lupa memberi jeda dalam itinerary. Dalam halal tour, perjalanan yang nyaman bukan soal mengunjungi tempat sebanyak mungkin, tetapi bagaimana kamu bisa menikmati Seoul tanpa mengorbankan waktu makan, ibadah, dan istirahat.
Kalau kamu lebih nyaman bepergian dengan itinerary yang sudah disiapkan, terutama untuk perjalanan Muslim ke Korea, kamu bisa cek juga pilihan perjalanan dari @wisatahalal.ind. Buat yang tidak mau pusing memikirkan rute, waktu, dan kebutuhan perjalanan dari awal, opsi seperti ini bisa jadi pertimbangan.