Harga Paket Wisata Halal 2026 ke Jepang Berapa? Ini Rinciannya Liburan Murah ke Jepang Itu Mungkin, Asal Kamu Tahu Triknya dari Awal Pertama Kali ke Jepang, Apa yang Harus Disiapkan Wisatawan Muslim?

JAKARTA – Saat pertama kali ke Jepang, jangan cuma sibuk menyusun daftar Tokyo Tower, Shibuya, Kyoto, atau Osaka. Buat wisatawan Muslim, ada beberapa hal yang sebaiknya dipikirkan sejak sebelum berangkat, terutama soal makanan halal, tempat salat, transportasi, dan lokasi hotel.

Hal pertama adalah menentukan kota yang mau dikunjungi. Kalau cuma punya waktu 5–7 hari, Tokyo saja sebenarnya sudah cukup padat. Kalau ingin menambah Kyoto atau Osaka, kamu harus memperhitungkan waktu dan biaya perjalanan antarkota.

Untuk tiket pesawat pulang-pergi dari Jakarta, siapkan kira-kira Rp5 juta-Rp9 juta per orang sebagai patokan kasar. Harga bisa berubah cukup jauh berdasarkan musim dan jadwal, jadi jangan menjadikan satu angka sebagai patokan mutlak.

Hotel juga perlu dipilih berdasarkan lokasi, bukan hanya harga. Di Tokyo, Asakusa, Ueno, Shinjuku, dan area sekitar Tokyo Station punya akses transportasi yang bagus. Beberapa pilihan yang sering muncul untuk wisatawan Muslim antara lain The Gate Hotel Kaminarimon by Hulic di Asakusa, Nohga Hotel Ueno Tokyo, dan Hotel Gracery Shinjuku.

Pertama kali ke Jepang, Apa yang Perlu Disiapkan?

Kalau ini pertama kali ke Jepang, jangan lupa menyiapkan aplikasi peta dan aplikasi transportasi sebelum berangkat. Sistem kereta Jepang sangat membantu, tetapi banyaknya line dan transfer bisa bikin bingung kalau kamu baru pertama kali menggunakannya.

Budget transportasi dalam kota bisa disiapkan sekitar Rp100 ribu-Rp200 ribu per hari, sementara perjalanan Tokyo-Kyoto atau Tokyo-Osaka membutuhkan anggaran lebih besar. Karena itu, itinerary sebaiknya dibuat berdasarkan kawasan supaya tidak bolak-balik.

Soal makanan, ini bagian yang paling perlu diperhatikan. Jepang punya banyak pilihan halal, terutama di kota besar, tetapi restoran halal tidak selalu muncul di setiap sudut jalan. Tokyo memiliki pilihan di kawasan seperti Asakusa dan Shinjuku, sementara Kyoto juga mempunyai sejumlah fasilitas Muslim-friendly.

Untuk salat, simpan lokasi masjid dan prayer room dari awal. Kyoto Muslim Association juga mencantumkan fasilitas Muslim-friendly serta informasi akomodasi yang menyediakan sajadah dan petunjuk kiblat.

Kalau soal budget, pertama kali ke Jepang selama 7 hari dengan gaya hemat sampai menengah bisa disiapkan sekitar Rp12 juta-Rp20 juta per orang, belum termasuk belanja. Nominal ini mencakup gambaran tiket pesawat, hotel, makan, transportasi, dan tiket destinasi.

Untuk hotel, jangan buru-buru memilih yang paling murah kalau lokasinya terlalu jauh dari stasiun. Selisih harga kamar yang terlihat hemat bisa habis lagi untuk transportasi dan waktu perjalanan setiap hari.

Selain itu, bawa juga obat pribadi, adaptor, sepatu yang nyaman, dan pakaian sesuai musim. Jepang sangat nyaman untuk jalan kaki, tetapi kamu bisa cukup lelah kalau dalam sehari berpindah banyak kawasan.

Kalau kamu ingin pertama kali ke Jepang tanpa terlalu pusing menyusun itinerary Muslim, @wisatahalal.ind juga bisa jadi salah satu referensi perjalanan. Terutama kalau kamu lebih suka kebutuhan transportasi, hotel, destinasi, dan agenda perjalanan sudah dibuat lebih praktis.