JAKARTA – Wisata Muslim bukan hanya soal jalan-jalan, tapi juga tentang menambah wawasan dan iman. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika kita menyusuri jejak sahabat Nabi di berbagai tanah bersejarah. Bukan cuma menikmati pemandangan, tapi juga mengenang perjuangan para sahabat yang menegakkan Islam.
Bayangkan berjalan di Madinah, mengunjungi Masjid Nabawi, lalu menapaki jejak Sayyidina Abu Bakar, Umar bin Khattab, dan sahabat-sahabat mulia lainnya. Wisata Muslim seperti ini memberikan kesan mendalam karena kita tidak hanya sekadar melancong, tapi juga memperkuat hubungan dengan sejarah Islam. Banyak operator wisata muslim yang kini menyediakan paket lengkap, termasuk kunjungan ke situs-situs sejarah yang jarang dikunjungi turis biasa.
Selain Madinah, Makkah tentu menjadi tujuan utama. Di sana, kita bisa melihat tempat-tempat yang menjadi saksi perjuangan dakwah Rasulullah ﷺ. Ada Gua Hira di Jabal Nur, tempat turunnya wahyu pertama, dan Gua Tsur, yang menjadi lokasi persembunyian Rasulullah bersama Abu Bakar saat hijrah. Wisata Muslim ke tempat ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan hati.
Tak hanya di Arab Saudi, wisata muslim juga bisa dilakukan di Yordania untuk menziarahi makam para sahabat, atau ke Turki untuk melihat peninggalan peradaban Islam Utsmani. Kota Istanbul misalnya, memiliki Hagia Sophia, Masjid Biru, dan Topkapi Palace yang menyimpan peninggalan Nabi Muhammad ﷺ.
Menariknya, wisata muslim semakin diminati karena paketnya kini lebih terkurasi. Agen-agen perjalanan menyiapkan pemandu yang paham sejarah, jadwal salat yang teratur, hingga kuliner halal yang terjamin. Ini membuat perjalanan tetap nyaman sekaligus aman dari sisi syariah.
Kalau ingin pengalaman lebih mendalam, pilihlah wisata muslim tematik, seperti “Jejak Para Khalifah” atau “Napak Tilas Perang Besar Islam”. Dengan begitu, setiap destinasi yang dikunjungi akan memiliki cerita yang selaras dan saling terhubung.
Sebetulnya, wisata muslim bukan hanya memberi foto-foto indah di media sosial, tapi juga bekal pengetahuan dan motivasi untuk semakin mencintai Islam. Saat kembali ke tanah air, hati terasa lebih hangat, iman pun terasa lebih kuat. Jadi, kalau ada kesempatan, sempatkan sekali seumur hidup mengikuti wisata muslim ke tanah-tanah bersejarah ini.