JAKARTA – Halal tour ke Jepang biasanya identik dengan Tokyo, Kyoto, Osaka, dan Gunung Fuji. Rute tersebut memang menarik, tetapi kalau ingin melihat sisi Jepang yang berbeda, coba masukkan Kawagoe di Prefektur Saitama ke dalam perjalanan. Kota ini sering dijuluki Little Edo karena masih mempertahankan banyak bangunan dan suasana Jepang zaman dahulu.
Kawagoe juga cocok untuk perjalanan sehari halal tour dari Tokyo. Jadi, kamu tidak perlu repot pindah hotel hanya untuk mengunjungi kota ini. Perjalanan dari pusat Tokyo bisa dilakukan menggunakan kereta, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki atau transportasi lokal untuk menjelajahi kawasan tuanya.
Begitu sampai di kawasan pusat kota, salah satu tempat yang langsung menarik perhatian adalah Kurazukuri Street. Jalan ini dipenuhi bangunan tradisional dengan dinding hitam yang dahulu digunakan sebagai gudang. Sekarang, bangunan tersebut berubah menjadi toko oleh-oleh, restoran, dan tempat usaha lokal.
Suasananya benar-benar berbeda dengan Tokyo modern. Kalau biasanya Jepang yang terlihat di media sosial dipenuhi gedung tinggi dan kereta cepat, Kawagoe justru memperlihatkan bangunan tua, jalan yang lebih santai, dan nuansa kota kecil.
Buat peserta halal tour, Kawagoe bisa menjadi tempat yang menarik untuk mengambil jeda dari perjalanan yang padat. Kamu tidak perlu mengejar terlalu banyak tempat karena sebagian besar destinasi berada dalam satu kawasan.
Salah satu landmark yang tidak boleh dilewatkan adalah Toki no Kane, atau Bell of Time. Menara lonceng ini menjadi simbol Kawagoe dan sudah berdiri selama ratusan tahun. Bentuknya sederhana, tetapi justru terlihat menarik ketika difoto bersama bangunan tradisional di sekitarnya.
Tidak jauh dari sana ada Kashiya Yokocho, yang dikenal sebagai Candy Alley. Sesuai namanya, kawasan ini dipenuhi toko yang menjual permen dan camilan tradisional Jepang. Kalau sedang mencari oleh-oleh kecil, tempat ini bisa menjadi alternatif selain pusat perbelanjaan di Tokyo.
Kawagoe juga terkenal dengan makanan berbahan ubi manis. Ada es krim, kue, keripik, hingga berbagai camilan yang menggunakan sweet potato sebagai bahan utama. Buat kamu yang suka berburu makanan khas daerah, ini bisa menjadi pengalaman yang menarik.
Selain kawasan pertokoan, ada juga Kawagoe Hikawa Shrine. Kuil ini cukup terkenal karena suasananya yang cantik, terutama ketika ada dekorasi musiman. Namun, karena merupakan tempat ibadah, wisatawan tetap perlu menjaga etika dan mengikuti aturan yang berlaku.
Untuk kebutuhan makanan halal, kamu memang perlu sedikit lebih siap. Kawagoe tidak memiliki pilihan restoran halal sebanyak Tokyo, sehingga lebih aman mengatur jadwal makan sebelum atau setelah kunjungan. Hal ini bisa diperhitungkan sejak awal ketika menyusun itinerary halal tour.
Justru di sinilah pentingnya rute yang terencana. Kamu bisa sarapan di Tokyo, berangkat menuju Kawagoe, menjelajahi kawasan Little Edo sampai sore, kemudian kembali ke Tokyo untuk mencari restoran halal dan melaksanakan ibadah.
Buat pencinta fotografi, Kawagoe juga cukup menarik. Bangunan kayu, papan toko tradisional, jalan sempit, dan suasana kota tua membuat hasil foto terasa berbeda. Kalau datang lebih pagi, suasananya juga biasanya lebih nyaman untuk berjalan kaki.
Kalau kamu ingin memasukkan Kawagoe ke perjalanan Jepang, @wisatahalal.ind bisa membantu menyiapkan itinerary yang lebih teratur. Destinasi bisa disusun berdasarkan jarak, kebutuhan transportasi, waktu ibadah, hingga pilihan restoran halal. Jadi, kamu tidak harus sibuk mencari semuanya sendiri ketika sudah berada di Jepang.