Hidden Gem di Osaka Selain Dotonbori, Ternyata Punya Banyak Spot Cantik yang Jarang Diketahui

JAKARTA – Hidden gem di Osaka ternyata jauh lebih banyak daripada yang dibayangkan banyak wisatawan. Selama ini, hampir semua orang yang pertama kali datang ke Osaka langsung menuju Dotonbori, Shinsaibashi, atau Universal Studios Japan. Padahal, kota ini masih menyimpan banyak sudut menarik yang suasananya lebih tenang, tidak terlalu ramai, dan justru memberikan pengalaman yang berbeda.

Salah satu hidden gem di Osaka yang layak masuk itinerary adalah Hozenji Yokocho. Gang kecil yang berada hanya beberapa langkah dari Dotonbori ini seolah membawa pengunjung kembali ke Jepang pada masa lampau. Jalan setapak berbatu, lampion yang menggantung di depan restoran, hingga bangunan kayu bergaya tradisional membuat kawasan ini terasa sangat autentik. Banyak fotografer sengaja datang pagi hari atau menjelang malam karena pencahayaannya menghasilkan foto yang sangat estetik.

Tidak jauh dari sana berdiri Kuil Hozenji, sebuah kuil kecil yang menjadi rumah bagi patung Fudo Myoo yang unik. Patung tersebut tertutup lumut hijau karena tradisi pengunjung yang menyiramkan air sebagai bentuk doa. Meski berada di tengah kota, suasana di area kuil ini sangat tenang. Banyak wisatawan memilih duduk sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Kalau ingin menikmati hidden gem di Osaka yang lebih dekat dengan alam, cobalah mampir ke Nakanoshima Park. Taman yang berada di antara Sungai Dojima dan Sungai Tosabori ini sering luput dari perhatian wisatawan Indonesia. Padahal, tempat ini menjadi lokasi favorit warga Osaka untuk jogging, piknik, atau sekadar menikmati makan siang di bawah pepohonan.

Saat musim semi, Nakanoshima Park dipenuhi bunga sakura yang bermekaran. Sementara ketika musim gugur tiba, warna dedaunan berubah menjadi kuning dan merah sehingga suasananya terasa sangat menenangkan. Berjalan kaki di sepanjang sungai sambil menikmati udara segar menjadi pengalaman sederhana yang justru sulit dilupakan.

Hidden gem di Osaka berikutnya adalah Nakazakicho, sebuah kawasan tua yang kini dipenuhi kafe-kafe unik, toko barang antik, galeri seni, dan butik kecil. Berbeda dengan pusat perbelanjaan modern, area ini mempertahankan rumah-rumah kayu bergaya Showa yang membuat suasananya terasa hangat. Banyak sudut jalan yang cocok dijadikan latar foto karena tampilannya benar-benar berbeda dari Osaka yang biasanya terlihat di media sosial.

Buat yang suka berburu foto estetik, Nakazakicho bisa jadi surga kecil. Setiap gang memiliki karakter yang berbeda. Ada dinding dengan mural sederhana, jendela kayu klasik, hingga taman mungil yang dihiasi tanaman hijau. Tidak heran kalau kawasan ini mulai banyak dilirik content creator Jepang meski belum terlalu dikenal wisatawan Indonesia.

Kalau ingin melihat Osaka dari ketinggian tanpa harus berdesakan, Abeno Harukas 300 Observatory juga layak dipertimbangkan. Gedung ini merupakan salah satu bangunan tertinggi di Jepang dan menawarkan panorama Kota Osaka dari atas. Memang bukan tempat yang benar-benar tersembunyi, tetapi jumlah pengunjungnya masih jauh lebih nyaman dibanding beberapa observatorium populer lainnya.

Banyak muslim traveler juga mulai memasukkan kawasan Osaka Castle Park ke dalam itinerary pagi hari. Kebanyakan orang datang menjelang siang ketika kawasan ini mulai ramai, padahal suasana terbaik justru bisa dinikmati sejak pagi. Udaranya masih sejuk, taman terasa lengang, dan pencahayaan matahari membuat Kastel Osaka terlihat semakin megah.

Yang menarik dari hidden gem di Osaka adalah setiap tempat memiliki suasana yang berbeda. Ada yang cocok untuk menikmati sejarah, ada yang pas buat mencari foto estetik, dan ada pula yang hanya menawarkan ketenangan di tengah kota. Karena tidak terlalu dipadati wisatawan, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa terburu-buru mengejar antrean atau keramaian.

Kalau sedang mencari tempat makan halal setelah menjelajahi beberapa hidden gem di Osaka, kawasan Namba dan Shinsaibashi memiliki cukup banyak pilihan. Salah satunya adalah Matsuri Halal Yakiniku, restoran halal yang cukup populer di kalangan muslim traveler Indonesia. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari pusat kota sehingga mudah dijangkau menggunakan kereta.

Kalau ingin melihat sisi lain Jepang yang tidak selalu muncul di media sosial, cobalah sisihkan satu hari khusus untuk menjelajahi hidden gem di Osaka. Perjalanan akan terasa lebih lengkap karena tidak hanya berburu destinasi populer, tetapi juga menemukan tempat-tempat yang punya cerita dan suasana berbeda. Bersama @wisatahalal.ind, itinerary seperti ini juga semakin mudah dinikmati karena perjalanan sudah disusun lebih santai, lengkap dengan rekomendasi tempat makan halal dan waktu yang cukup untuk menikmati setiap destinasi tanpa terburu-buru.