JAKARTA – Wisata halal Jepang kini semakin diminati Muslim traveler karena fasilitas ramah Muslim yang terus berkembang. Dalam 7 hari, kamu bisa menikmati perpaduan budaya modern dan tradisional Jepang tanpa khawatir soal makanan halal dan ibadah.
Hari 1–2: Tokyo
Perjalanan wisata halal Jepang dimulai di Tokyo. Kunjungi Asakusa dan Senso-ji Temple untuk merasakan nuansa Jepang klasik. Di sekitar Ueno dan Asakusa, sudah banyak restoran halal dan prayer room. Jangan lupa foto di Tokyo Skytree dan Shibuya Crossing.
Hari kedua, eksplor Harajuku dan Shinjuku. Salat bisa dilakukan di masjid terdekat seperti Tokyo Camii yang juga menjadi pusat Muslim terbesar di Jepang.
Hari 3–4: Kyoto
Lanjut ke Kyoto menggunakan Shinkansen. Kota ini adalah jantung budaya Jepang. Dalam itinerary wisata halal Jepang, Fushimi Inari Taisha, Arashiyama Bamboo Forest, dan Kiyomizudera wajib dikunjungi. Kyoto juga memiliki beberapa restoran halal dan Muslim-friendly café.
Hari keempat bisa digunakan untuk city walk Gion dan menikmati suasana tradisional Jepang yang tenang dan fotogenik.
Hari 5–6: Osaka
Osaka dikenal sebagai surganya kuliner. Dalam konsep wisata halal Jepang, kamu tetap bisa menikmati takoyaki dan ramen versi halal. Kunjungi Osaka Castle, Dotonbori, dan Shinsaibashi untuk belanja oleh-oleh.
Hari keenam bisa digunakan untuk ke Universal Studios Japan (USJ), dengan pilihan makanan halal atau vegetarian.
Hari 7: Belanja & Pulang
Hari terakhir diisi dengan belanja bebas di outlet atau pusat oleh-oleh halal sebelum kembali ke tanah air.
Dengan itinerary terencana, wisata halal Jepang menjadi pengalaman yang aman, seru, dan tetap nyaman untuk Muslim traveler. Untuk perjalanan lebih praktis, paket Wisata Halal Indonesia (WHI) di @wisatahalal.ind bisa jadi pilihan ideal.