Wisata Muslim ke Azerbaijan, Destinasi Baru yang Mulai Populer

JAKARTA – Wisata muslim ke Azerbaijan mulai menarik perhatian wisatawan Indonesia yang ingin merasakan pengalaman berbeda dari destinasi-destinasi populer seperti Turki atau Jepang. Negara yang berada di perbatasan Eropa dan Asia ini menawarkan perpaduan sejarah Islam, arsitektur modern, pegunungan yang indah, hingga kuliner halal yang mudah ditemukan. Belum terlalu ramai wisatawan, tetapi justru di situlah daya tariknya.

Banyak orang mungkin belum memasukkan Azerbaijan ke dalam daftar negara impian untuk liburan. Padahal, negara ini memiliki mayoritas penduduk muslim dan budaya yang sangat dekat dengan tradisi Timur Tengah maupun Asia Tengah. Buat muslim traveler, perjalanan di sini terasa lebih nyaman karena tidak perlu terlalu khawatir mencari masjid atau makanan halal. Hampir di setiap sudut kota, terutama di ibu kota Baku, kamu bisa menemukan restoran yang menyajikan hidangan halal.

Perjalanan wisata muslim ke Azerbaijan biasanya dimulai dari Baku. Kota ini memiliki wajah yang unik karena memadukan bangunan bersejarah dengan arsitektur futuristik. Di satu sisi kamu bisa berjalan di kawasan Icherisheher (Old City) yang menjadi Warisan Dunia UNESCO, sementara di sisi lain berdiri megah Flame Towers, tiga gedung pencakar langit yang menjadi ikon modern Azerbaijan.

Old City adalah tempat yang wajib masuk itinerary. Jalanan berbatu, gang-gang kecil, toko suvenir, hingga bangunan berusia ratusan tahun membuat kawasan ini terasa hidup. Salah satu bangunan yang paling terkenal adalah Maiden Tower, menara bersejarah yang masih menyimpan banyak cerita dan legenda. Berjalan kaki di kawasan ini seperti membawa kita kembali ke masa lalu.

Tidak jauh dari Old City berdiri Masjid Taza Pir, salah satu masjid paling indah di Baku. Masjid ini memiliki kubah berwarna emas dengan interior yang elegan. Banyak muslim traveler menyempatkan salat di sini sebelum melanjutkan perjalanan. Suasananya tenang dan menjadi tempat yang pas untuk beristirahat sejenak dari padatnya aktivitas wisata.

Banyak peserta perjalanan bersama @wisatahalal.ind mengaku terkejut dengan keramahan masyarakat Azerbaijan. Meski tidak semua warga bisa berbahasa Inggris, mereka terkenal ramah kepada wisatawan. Tidak sedikit yang dengan senang hati membantu menunjukkan arah atau merekomendasikan tempat makan favorit warga lokal.

Kalau ingin melihat sisi alam Azerbaijan, sempatkan mengunjungi Gabala, kota pegunungan yang berjarak sekitar empat jam perjalanan dari Baku. Di sini kamu bisa menikmati udara yang lebih sejuk, naik kereta gantung di Tufandag Mountain Resort, atau bersantai di tepi Danau Nohur yang dikelilingi pegunungan hijau. Saat musim gugur, warna pepohonan berubah menjadi kuning dan merah sehingga pemandangannya semakin memukau.

Destinasi lain yang menarik dalam perjalanan wisata muslim ke Azerbaijan adalah Gobustan National Park. Tempat ini terkenal dengan lukisan batu purba yang usianya mencapai ribuan tahun. Tidak jauh dari sana terdapat fenomena mud volcano, gunung lumpur yang menjadi salah satu keunikan alam Azerbaijan. Negara ini bahkan memiliki jumlah gunung lumpur terbanyak di dunia.

Kalau berbicara soal kuliner, Azerbaijan juga punya banyak hidangan yang cocok dengan lidah orang Indonesia. Kamu bisa mencoba plov, nasi berbumbu dengan daging dan kacang-kacangan, kebab khas Azerbaijan, hingga dolma, yaitu daun anggur yang diisi daging cincang dan nasi. Hampir semua restoran di Baku menyajikan menu halal sehingga muslim traveler bisa menikmati makanan dengan lebih tenang.

Bagi yang suka berburu oleh-oleh, kawasan Nizami Street menjadi tempat yang tidak boleh dilewatkan. Jalan ini dipenuhi toko-toko yang menjual karpet khas Azerbaijan, teh lokal, madu, rempah-rempah, hingga suvenir buatan tangan. Suasananya semakin meriah saat malam hari ketika lampu-lampu mulai menyala dan banyak musisi jalanan tampil menghibur pengunjung.

Perjalanan wisata muslim ke Azerbaijan juga terasa nyaman karena infrastruktur pariwisatanya terus berkembang. Jalan raya yang bagus, transportasi umum yang modern, hingga banyaknya hotel berbintang membuat wisatawan tidak kesulitan selama berlibur. Ditambah lagi, biaya liburan di Azerbaijan umumnya masih lebih terjangkau dibanding beberapa negara Eropa Barat.